Ekshibisi Kedua Indonesia di Venice Architecture Biennale 2018

Dengan tema Sunyata: The Poetics of Emptiness.

28.05.18 by Givania Diwiya Citta

indonesia venice architecture biennale

Kabar baik datang dari Venisia! Tahun ini merupakan tahun kedua bagi Indonesia dalam berpartisipasi di Venice Architecture Biennale. Dan kemarin, proses inagurasi telah dilangsungkan di Arsenale dan dipimpin oleh Triawan Munaf selaku Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf). Hadir pula Ricky Pesik sang Wakil Kepala Bekraf, Joshua Simanjuntak Wakil Direktur Pemasaran Bekraf, Achmad Djuhara selaku Ketua Ikatan Arsitek Indonesia, Steve Manahampi Presiden dari Indonesia Pavilion, David Hutomo selaku kurator konten, dan tim kurator Jonathan Aditya, Johanes Adika, Dimas Satria, Ardy Hartono, yang diketuai oleh Ary Indra.

indonesia venice architecture biennale

Tema tahun ini untuk Paviliun Indonesia di Venice Architecture Biennale 2018 adalah Sunyata: The Poetics of Emptiness. Ada pula tujuan dipilihnya tema ini adalah untuk memahami kembali arsitektur Indonesia, dan memicu sensibility akan desain kontemporer yang berpotensi berkembang. Maka dari itu, Paviliun Indonesia 2018: Sunyata mempresentasikan karya-karya arsitektural yang menjadi wujud antara dialog manusia dan sebuah ruang, yang tak luput dari akar nilai tradisional namun dapat ditemukan juga dalam bangunan kontemporer di Indonesia.

indonesia venice architecture biennale

Paviliun ini sengaja dirancang untuk memacu experience kala kita berada di dalamnya. Seperti platform di bawah kertas yang naik membukit, yang akan memberikan sensasi tipografi berbeda. Ada pula sensasi yang dihadirkan seperti ‘penonton dan yang ditonton’ saat kita mengambil posisi berbeda kala mengamati orang-orang yang berada di dalam dan luar void. Karya yang sepenuhnya dikreasikan dari material kertas oleh tim kuratorial yang beranggotakan multi bidang seperti praktisi, theorist, hingga spesialis teknologi, menjadi proyek eksperimental yang bermain dengan proporsi skala dan tactility untuk menciptakan interaksi antara yang dipamerkan dan yang menikmati, sesuai dengan tema yang diangkat. Kudos!

FOTOGRAFI: Timur Angin