Sculpture Galore: Genre Seni Elit oleh 3 Seniman Dunia

Daniel Arsham, David Nash, Anders Ruhwald expose to us exclusively.

20.07.18 by Givania Diwiya Citta
sculpture

Sculpture Galore: Genre Seni Elit oleh 3 Seniman Dunia – Dengan satu benang merah pada tujuan bentuk seni sebagai perwujudan gagasan nan abstrak, objek seni sculpture menjadi jembatan visual kita secara multi dimensi yang berhasil bertahan melampaui ujian waktu tanpa pernah meniadakan maknanya, literally and phisycally. Ketiga seniman dalam ahli pahat dan instalasi memilihkan masing-masing karya otentik sekaligus favorit personalnya.

art sculpture

Daniel Arsham – Lunar Garden

Daniel Arsham

Preferensi seni kontemporer Daniel merentang secara paradoks dari visual art dan arsitektur, hingga membuat karyanya selalu diimbuhi oleh struktur beraksen arsitektural, mulai dari subjek erosi, hingga objek yang tampak layaknya abu volkanik.

art sculpture

David Nash – Cork Dome

David Nash

David Nash adalah seniman pahatan kontemporer asal Inggris yang dikenal akan proses kreatifnya terhadap material alam, terutama pepohonan. Karya-karyanya tercipta dari kayu yang secara alami telah mati karena menua, dan mentransformasinya menjadi kehidupan yang baru, layaknya membawa hutan artistik penuh imajinasi ke dunia nyata kita.

art sculpture

Anders Ruhwald – You in Between

Anders Ruhwald

Seniman kelahiran Denmark yang menetap di Detroit ini berkarya dengan meneladani pemahat Tony Cragg yang mencintai tanah liat. Anders pun mengeksplorasi material keramik hingga mampu mencipta instalasi berskala besar darinya. Ciri khas Anders adalah menekankan keramik menjadi manifestasi gagasan kreatifnya sebagai seni dekoratif yang mendefinisikan pahatan dan desain nan refined.

Browse more of their artworks in L’Officiel May/June 2018 issue.

Featured image: Anders Ruhwald – Like the new past.