Viro Mentransformasi Desain Anyaman menjadi Kreasi Modern

Authenticity is the new luxury.

21.06.18 by Givania Diwiya Citta

Ajang Casa Indonesia 2018 yang diselenggarakan beberapa minggu lalu, menjadi gelaran bagi pelaku kreatif arsitektur, interior, dan dekorasi dalam memamerkan karya-karyanya. Salah satunya Viro selaku pionir penyedia solusi inovatif untuk dunia arsitektur dan interior melalui kreasi serat atau material eco faux. Viro pun lantas berkolaborasi dengan Kezia Karin Studio dan Sana Living untuk mewujudkan ruang desain bermaterial ramah lingkungan sekaligus bernilai estetis tinggi bertajuk “Wonderland” dalam ekshibisi ini.

Casa Indonesia 2018

Memasuki ruangan berkonsep Wonderland ini, terdapat dua atmosfer yang hendak ditawarkan oleh Viro. Pertama adalah ruang indoor, di mana kreasi kerajinan tangan para penganyam lokal berwujud pembatas dinding hingga karpet menjadi salah satu koleksi yang dipamerkan di ruang yang seluruhnya hasil pola anyam tradisional. Selanjutnya terdapat ruangan outdoor yang didesain layaknya sangkar burung, dan diisi oleh hiasan burung serta pohon berukuran masif selaku focal point ruangan. Nyatanya, bahan eco-faux dari Viro dapat dikreasikan melampaui limitasi desain interior dan eksterior, melainkan juga mampu menjadi karya berunsur dekoratif.

Casa Indonesia 2018

Pemilihan warna mute yang mendominasi juga menjadi keputusan desainer interior Kezia Karin untuk menonjolkan detail tekstur dari material Viro. Namun sentuhan warna merah dan oranye yang diinfusi seperti pada karpet, ornamen bunga pada ruang outdoor ‘sangkar burung’, hingga instalasi burung memberi kesan vibran nan lively pada seluruh tampilan ruang desain Wonderland ini. Tak ayal jika booth ini didaulat sebuah penghargaan ‘Most Innovative Booth’ dalam gelaran ekshibisi ini.

Casa Indonesia 2018

Pada akhirnya, kreasi ruang bertema Wonderland ini menjadi manifestasi bagi Viro dalam mentransformasi kerajinan anyaman yang mampu bersinergi bersama perkembangan desain, ia versatile untuk desain kontemporer hingga masa yang akan datang. Dan fakta bahwa kerajinan anyaman tradisional Indonesia memiliki daya jual tinggi di pasar global menjadi kekuatan bagi dunia desain lokal untuk menciptakan definisi baru akan kemewahan.