/  

Max Mara Art Prize for Women Winner, Helen Hammock, Membawa Perempuan ke Dalam Pertunjukan Che si può fare

22.07.19 by Min A. Lee

Max Mara – Sederet lagu bernada merana dimainkan di seberang ruangan oleh seorang pemain trompet juga pianis, lalu kemudian suara Helen Cammock; seniman Inggris yang memenangkan Max Mara Art Prize for Women 2019, yang dalam dan beresonansi, menembus melodi yang melandasinya secara perlahan. Ini adalah kinerja yang mengirimkan rasa dingin ke seluruh tubuh Anda. Pertunjukan yang kental akan pesan tentang perempuan merupakan cara Helen Hammock mengeksplor suara terpendam perempuan pda pertunjukan Che si può fare.

 

Bahkan dengan hambatan bahasa, emosi itu nyata ketika Anda melihat lingkaran perempuan bergerak melalui berbagai posisi di sepanjang lagu – gerakan yang berbicara tentang ratapan. Meskipun tampaknya cukup menyedihkan, ada fase kedua dengan nada yang membangkitkan semangat dan para wanita mulai menari dengan riang, indah, seolah-olah pecah lalu menemukan kekuatan baru dari dalam.

 

Helen Cammock seperti maestro memimpin dalam tampilan menakjubkan yang merupakan bagian dari pesannya tentang kehidupan perempuan sepanjang sejarah. Suara-suara yang telah ditekan dan hilang begitu lama, diungkap oleh karya seni Helen Hammock.

Baca Juga: Christian Louboutin: The Exhibition, Menjelajah Dunia Label Legendaris Louboutin

Dengan enam bulan residensi dari penghargaan Max Mara Art Prize for Women yang diraihnya, Helen Hammock menghabiskan waktu bepergian ke seluruh Italia. Mewawancarai banyak orang, seniman, sejarawan, juga penyanyi untuk mempelajari kisah mereka. Pada momen itu, ia menemukan dirinya di tengah-tengah aktivis sosial dan pengungsi, lalu menambahkan narasi mereka ke pamerannya.

Che si può fare yang berarti “apa yang bisa dilakukan,” adalah pertunjukkan multimedia Helen Cammock dari eksplorasi ini. Judul tersebut berasal dari komposer Barbara Strozzi yang hidup dari 1619-1677, musik yang sangat dinyanyikan oleh Helen Cammock dalam pertunjukan live. Soundtracklain yang akan Anda dengar dihidupkan kembali adalah oleh komposer Francesca Caccini juga dari masa Strozzi. Dua wanita terkenal di dunia musik secara historis, tetapi sebagian besar belum pernah terdengar saat ini. Bagian yang pas untuk usaha Helen Cammock untuk mengakui perempuan dan pencapaian tanpa disadari mereka.

Helen Hammock menggali begitu banyak sejarah sambil memasukkan kata-kata milik penyair dan penulis terkenal, seperti Maya Angelou, James Baldwin, dan Audre Lorde. Dengan suaranya yang memimpin orkestrasi, gambar, film, dan foto menunjukkan kepada Anda pandangan yang berbeda tentang penindasan dan kebebasan.

 Che si può fare dimulai dari 25 Juni hingga 1 September di Whitechapel Gallery di London, sebelum melakukan perjalanan ke Collezione Maramotti di Reggio Emilia, Italia, pada bulan Oktober selama empat bulan.

Cammock juga masuk dalam nominasi untuk Turner Prize tahun ini. Pertama kali diberikan pada tahun 1984, lembaga Tate mengakui seniman kontemporer top Inggris dan karya-karya terbaru mereka.

 

Dok: Max Mara