Koleksi Chanel Métiers d’Art 2019 Paris-New York

Lagerfeld’s nod to ancient civilization in New York.

07.12.18 by Ardika Pradnya
Koleksi Chanel Métiers d'Art

Koleksi Chanel Métiers d’Art  2019 Paris-New York – Hubungan Chanel dengan kota New York telah dijalin sejak dahulu kala saat Gabrielle “Coco” Chanel sendiri memiliki karir yang menanjak berkat dukungan department stores dan berbagai majalah fashion terkemuka yang berbasis di New York.

Untuk koleksi Métiers d’Art  2018-19 kali ini, Karl Lagerfeld membawa Chanel kembali ke New York. Dengan twist yang berbeda dan cukup unexpected, beliau memilih Dendur temple, sebuah kuil antik asal Mesir yang terletak di dalam The Metropolitan Museum of Arts atau yang sering dikenal dengan julukan ‘The Met’, sebagai lokasi dari peragaan busana yang tentunya sangat istimewa.

Koleksi Chanel Métiers d'Art

Yang merupakan salah satu dari kelebihan maison Chanel memang terletak dari adanya koleksi yang spesial ini. Koleksi Métiers d’Art dibuat dengan bertujuan untuk menunjukan kemahiran berbagai atelier milik Chanel yang masing-masing memiliki craftsmanship tersendiri yang cukup memukau.

Koleksi Chanel Métiers d'Art

Koleksi Chanel Métiers d'Art

Salah satu keahlian atelier itu adalah embroidery hasil karya House of Montex dan Lesage yang berbentuk motif bunga teratai menghiasi salah satu busana yang menjadi bagian dari koleksi ini. Selain itu, House of Lognon menghadirkan pengerjaan pleating yang menjadi bagian dari gaun-gaun panjang mewah yang melambai seiring pergerakan. Kontribusi dari pengrajin di House of Lemarié menampilkan feather works yang cukup istimewa, dirangkai sedemikian rupa untuk membentuk sebuah motif yang terinspirasi oleh lukisan Mesir tua, dan menghiasi leher bagaikan sebuah perhiasan mewah fit for an Egyptian queen.

Koleksi Chanel Métiers d'Art

Warna emas menjadi warna yang cukup dominan. Warna yang kaya ini selalu menjadi simbol kemewahan yang selalu dihadirkan oleh Chanel, season after season. Kali ini penggunaannya pun digunakan dengan berbagai nada, dan muncul dalam berbagai piece dari busana berbahan tweed, jewelry dari House of Goossens, hingga sepatu dari House of Massaro. Selain warna emas yang kerap kali diasosiasikan dengan magisnya Mesir antik, warna-warni lain seperti turquoise, orange, dan merah coralline dalam koleksi ini juga merupakan warna dominan yang sering ditemukan dalam benda-benda antik dari peradaban Mesir di masa lampau.

Koleksi Chanel Métiers d'Art

Koleksi Chanel Métiers d'Art

Koleksi ini juga merupakan kesempatan bagi Chanel untuk menggandeng seorang seniman dengan sudut pandang yang berbeda. Lagerfeld mengundang graffiti artist Cyril Kongo, yang tak hanya merancang undangan untuk show ini, namun juga print yang nampak pada busana dan aksesoris dalam koleksi ini.

Koleksi Chanel Métiers d'Art

Koleksi Chanel Métiers d'Art

“Peradaban Mesir selalu membuat saya terpesona: saya terinspirasi oleh sebuah ide, yang akhirnya saya wujudkan,” Ujar Karl Lagerfeld.

Dengan adanya Pharrell Williams yang menguasai runway bagaikan seorang Firaun masa kini, tentunya Chanel sekali lagi memukau dunia mode dengan peragaan busana nan megah, yang mempertemukan aura peradaban kuno dengan energi masa kini; a true homage to the big apple!

 

 

Baca juga: Chanel Cruise 2018-19 Show di Bangkok