Satu Hari Bersama Jessica Mila di Bali

A star is born.

27.11.18 by Givania Diwiya Citta
Jessica Mila

Satu Hari Bersama Jessica Mila di Bali – Resilient, professional, in full determination, humble. Rasanya empat karakter itu yang dengan lekas membekas pada setiap individu yang Jessica Mila lintasi dalam perjalanan hidupnya. Persona ini memiliki banyak lapisan terpendam yang saat dikupas memberi ilham bahkan kekuatan untuk menggerakkan diri menjadi versi yang konstan lebih baik. Tidak salah jika pengikut akun Instagramnya mencapai lebih dari angka 11 juta. Dia menebar virus positif, dan menularinya dengan cara yang paling baik.

Hai Jessica! Seperti apa rutinitas keseharian Anda?

Saat ada shooting film atau sinetron, sudah pasti seharian waktu saya habis di lokasi shooting hampir setiap hari. Saat sedang ada break shooting, saya selalu menyempatkan untuk berolahraga, lalu terapi tulang karena saya memiliki scoliosis, lalu juga bertemu teman atau hang out bersama keluarga, dan biasanya meeting untuk mengurus bisnis yg sedang saya jalani, atau juga photoshoot.

Jessica Mila

Atasan dan celana, NATALIA KIANTORO.

Ingatkah bagaimana awal mula Anda jatuh cinta pertama kali pada akting?

Ketika saya main dalam sinetron Sentuh Hatiku, karena banyak sekali adegan-adegan drama yang menantang kemampuan akting saya. Di sinilah saya benar-benar belajar bahwa akting harus menggunakan rasa dan harus jujur. Bisa merasakan apa yang dirasakan oleh karakter yang saya mainkan, itulah yang membuat saya jatuh cinta terhadap akting. Saya juga jadi banyak belajar dari karakter-karakter yang saya mainkan. Sinetron itu juga yang memberikan impresi besar bagi saya dan membuat saya mau lebih serius dalam bidang ini.

Bagaimana cara Anda melatih diri dalam kemampuan berakting? Adakah kursus tertentu yang Anda ambil, atau apakah itu berjalan lebih organik?

Saya pernah kursus akting dengan bang Eka Sitorus, dan om Didi Petet, ikut Sanggar Ananda milik mas Aditya Gumay, walau hanya beberapa kali pertemuan saja. Ini lebih untuk mengerti teori dari akting dan menumbuhkan rasa percaya diri saya. Kebanyakan, saya berlatih di lokasi shooting dan berjalan secara organik. Setiap sutradara dan pemain yang menjadi lawan main saya selalu membantu saya untuk bisa berakting dengan baik.

Jessica Mila

Blazer dan celana, CELINE.

Siapa aktris dan aktor Hollywood yang menjadi sumber referensi dan acuan Anda dalam berakting?

Sangat banyak! Salah satunya Eddie Redmayne dan Leonardo DiCaprio. Mereka bisa memerankan karakter apa saja dan selalu berhasil membuat penonton terbawa dengan emosi yang mereka buat dari akting mereka. Kemampuan akting mereka sangat detail dan berproses, selalu ada pengembangan karakter. Saya juga suka Emma Stone dan Anne Hathaway.

Sebagai aktris dan persona televisi yang diacu banyak generasi penerus di luar sana, apa pesan yang hendak Anda sampaikan melalui kontribusi dan peran Anda sebagai figur publik, terutama di era digital ini?

Kembangkanlah talenta yang kalian punya. Di era digital ini, banyak platform yang bisa digunakan untuk mengasah kreativitas kita, memudahkan kita untuk berkreasi dan berkarya, menunjukkan bakat kita, bahkan sangat memudahkan dalam mencari berbagai informasi yang kita butuhkan. Tapi kita juga harus bisa menyaring informasi yang kita dapat. Dan jangan jadikan keterbatasan yang kita miliki sebagai alasan untuk tidak berusaha. Seperti yang Arthur Ashe bilang, “Start where you are, use what you have, do what you can.”

Jessica Mila

Dress, NADYA DZYAK.

Dari sekian banyak pencapaian dalam hidup, apa momen yang paling meninggalkan kesan mendalam bagi Anda? Dan bagaimana Anda merayakan sekaligus memaknai pencapaian tersebut?

Itu adalah ketika saya berhasil lulus kuliah tepat pada waktunya. Tidak mudah untuk membagi waktu antara kuliah dan shooting sinetron. Karena saya shooting sinetron setiap hari, dan kampus saya letaknya cukup jauh dari rumah dan lokasi shooting. Setiap libur saya harus ikut semester pendek untuk memperbaiki mata kuliah yang gagal karena absen yang kurang. Karena perjuangannya berat, jadi saya merasa senang sekali saat berhasil lulus kuliah tepat waktu. Saya memaknainya dengan bersyukur kepada Tuhan, dan saya belajar bahwa kalau kita mau benar-benar berusaha, pasti kita bisa mencapai tujuan kita. Don’t give up!

Jessica Mila

Blazer dan celana, CELINE.

PHOTOGRAPHY: Clauss Schmidtt @claus_schmidtt
STYLING: Ivan Teguh Santoso @ivanteguhsantoso
MAKEUP: Milla @kklovable
HAIR: Susan @renasohanimakeup
VIDEOGRAPHY: Dinar Astika @dinar.astika
LOCATION: Banyan Tree Ungasan, Bali @banyantreebali
FOTO UTAMA: Blazer dan rok lipit, NADYA DZYAK

Simak cerita selengkapnya di majalah L’Officiel Indonesia edisi November-December 2018