Warisan Karl Lagerfeld Untuk Chanel

We remember the passing of fashion’s legendary designer and his own heritage at the house of Chanel

20.02.19 by Ardika Pradnya

Karl Lagerfeld Untuk Chanel – Dunia fashion kini berkabung setelah designer legendaris Karl Lagerfeld tutup usia pada tanggal 19 Februari 2019. Pada usianya yang ke 85, Karl Lagerfeld telah diingat sebagai salah satu creative force yang sungguh berpengaruh pada industri mode di abad 20 dan 21. Gayanya serta kepribadiannya yang distingtif membuatnya dipandang sebagai figur yang penting, dengan julukan-julukan seperti “Kaiser Karl” ataupun “Genius” yang kerap kali dilontarkan kepada pria kelahiran Jerman ini.

Salah satu perannya di dunia mode yang paling dikenal adalah sebagai pemimpin kreatif dari rumah mode Chanel. Sejak tahun 1983, lebih dari satu dekade semenjak meninggalnya pendiri dari rumah mode ini, Coco Chanel, Karl Lagerfeld mengambil posisi penting sebagai Creative Director, dan perannya telah merubah sejarah Chanel.

 

King of Reinvention

Tepat sebelum kehadiran Karl Lagerfeld, rumah mode ini konon tengah berada diujung tanduk, tanpa adanya visionary seperti Coco Chanel sendiri yang menavigasikan rumah mode ini kepada era yang baru. Pada era tahun 80-an Karl Lagerfeld ditunjuk untuk menghidupkan kembali rumah mode ini. Dibawah naungan Mr. Lagerfeld lah, Chanel juga menuai sukses dalam penjualan fragrance dan aksesoris, disamping busana ready-to-wear dan haute couture nya.

Coco Chanel

 

Warisan Karl Lagerfeld Untuk Chanel

Karl Lagerfeld di awal karirnya untuk Chanel

Dengan memodernisasi Chanel, pada saat itulah ia kembali mengintegrasikan elemen-elemen yang menjadi DNA Chanel hingga masa kini seperti monogram ‘Double C’ Coco Chanel yang menjadi motif integral pada busana dan aksesoris, seperti yang ada pada classic Chanel bag that we all love today!

Warisan Karl Lagerfeld Untuk Chanel

Tas ikonis Chanel Classic Bag

Dibawah Karl Lagerfeld, Chanel juga telah merubah image dari sebuah luxury dan haute couture house. Oleh Karl, luxury can also be fun. Hal ini dapat dilihat dari koleksi Chanel season after season yang sarat akan playful elements.

 

Warisan Karl Lagerfeld Untuk Chanel

Supermodel Linda Evangelista dan papan surfboard pada koleksi Chanel SS 1991

 

Warisan Karl Lagerfeld Untuk Chanel

Spaceship minaudière bag, bagian dari koleksi Chanel FW 2017

 

Warisan Karl Lagerfeld Untuk Chanel

Tas Hula Hoop yang muncul pada koleksi Chanel SS 2013

 

The Designer and His Muses

Kesuksesan Karl dalam membuat Chanel sebagai luxury house yang sangat desirable di kalangan atas, juga membuat nama Chanel menjadi terasosiasikan dengan beberapa nama selebriti. Karl, yang gemar bekerja dengan seorang muse, awalnya menggandeng model kenamaan pada era 80an dan 90an seperti Ines de la Fressange, Claudia Schiffer, hingga Linda Evangelista dan Christy Turlington.

Musisi Pharrell Williams berjalan di show Chanel Metiers d’Art 2016/2017

Lily Rose-Depp, wajah Chanel beauty

Namun, seiring dengan bergantinya fenomena celebrity culture yang merambah kepada dunia fashion, Karl Lagerfeld pun tidak takut untuk menggandeng beberapa selebriti sebagai wajah dari Chanel, seperti penyanyi Lily Allen, aktris Keira Knightley, model Cara Delevigne, hingga musisi Pharrell Williams.

 

Theater Master

Pengaruh Karl Lagerfeld dalam dunia mode juga terlihat pada bagaimana ia, bersama Chanel, merevolusi peran dari peragaan busana. Long gone are the long, straight, boring runways! Semenjak tahun 2000an, Chanel telah mengadakan peragaan busana dengan set yang megah dan production level yang sangat tinggi. Interior dari gedung Grand Palais di Paris telah menjadi saksi dari berbagai peragaan busana Chanel yang selama masa Karl lagerfeld, telah disulap sesuai tema yang luar biasa seperti roket luar angkasa, menara Eiffel, French garden, bahkan bandara internasional. Peragaan busana menjadi sarana bagi sebuah rumah mode atau seorang desainer untuk menampilkan pesan dari koleksi yang diperagakan melalui sebuah pertunjukan yang ‘wah’, layaknya sebuah pementasan teater.

 

Métiers d’Art

Sepanjang karirnya bersama Chanel, Karl Lagerfeld juga membuat koleksi khusus yang membuat rumah mode ini stand out from the rest in the industry; Métiers d’Art.

Pada awal era tahun 2000-an, Chanel mengakuisisi beberapa studio di Perancis yang masing-masing memiliki keahlian yang istimewa seperti Lemarié untuk pengerjaan feathers, Lesage untuk embroidery, serta Massaro untuk shoemaking dan Michel for millinery nya. Melalui penyatuan para artisan ini, Chanel dapat meneruskan tradisi dan craftsmanship istimewa pada koleksi istimewa Métiers d’Art setiap tahunnya.

Karl Lagerfeld Untuk Chanel

Model Kaia Gerber pada koleksi Chanel Metiers d’Art 2017-18 Paris-Hamburg

 

Karl Lagerfeld dan para model seusai show Chanel Cruise 2011 di Saint-Tropez

Sama halnya dengan koleksi Cruise, beberapa koleksi tersebut juga diperagakan di beberapa destinasi di berbagai penjuru dunia! Chanel lantas menjadi pionir dalam industri mode dalam menyelenggarakan fashion show di berbagai belahan dunia.

 

Guardian of Heritage

Keahlian Karl Lagerfeld bukan hanya terdapat pada his eye on detail dan imajinasinya yang luar biasa, namun juga kemampuannya dalam menjaga warisan dari Coco Chanel sendiri. Dengan karl, Chanel tetap menghadirkan estetika khas seperti setelan tweed dan little black dress yang dipopulerkan oleh sang pendiri, dilengkapi dengan reinvention pada setiap musimnya yang terus membuat kode-kode dari rumah mode ini untuk tetap hidup dan relevan.

Setelah Chanel mengumumkan bahwa deputy design director yang telah bekerja dengan Karl sejak lama, Virginie Viard, akan mengambil alih peran Creative Director, tentunya bukan hanya warisan dari sang mendiang Mademoiselle Chanel yang kita harapkan akan terus hidup, namun juga dari the great maestro himself, Karl Lagerfeld.