Warisan Seni di Musée Yves Saint Laurent

The respected designer leave an art manifestation legacy in the heart of Morocco.

26.09.18 by Givania Diwiya Citta
musee yves saint laurent

Sejarah panjang hubungan kreatif Yves Saint Laurent dengan Pierre Bergé sekali lagi membuahkan masterpiece yang lantas kita kenal sebagai musée Yves Saint Laurent Marrakech (mYSLm). Ini adalah museum di ibukota Maroko yang didedikasikan untuk memamerkan secara permanen karya busana sang desainer.

musee yves saint laurent

Seperti yang kita tahu, Yves pertama kali terpaut dengan Maroko sejak kunjungan pertamanya ke Marrakesh pada tahun 1966. Ia lalu memutuskan untuk membeli rumah di sini agar bisa berkunjung secara reguler. Lebih dari itu, Maroko juga menjadi salah satu pengaruh besar dalam karya busana Yves Saint Laurent, melengkapi daftar inspirasinya yang melibatkan gaya maskulin-feminin, Afrika, nuansa taman, dan seni.

musee yves saint laurent

50 tahun kemudian, mYSLm hadir menjadi wadah untuk kita menelusuri apa yang ada dalam benak Yves Saint Laurent, dan meretrospeksi seluruh manifestasi kreatifnya pada busana. Lebih dari 50 garmen yang belum pernah diekspos sebelumnya pun akhirnya ditampilkan dalam koleksi mYSLm, lengkap dengan background yang didesain minimalis, dan imbuhan elemen audiovisual yang mengombinasikan sketsa, fotografi, runway show, film, dan musik.

musee yves saint laurent

Seolah lebih dari mengamati sebuah garmen, mYSLm adalah ekspedisi menuju pola pikir dan proses kreatif yang terjadi dalam dunia sang desainer. Desain mYSLm yang dipimpin oleh firma arsitektur Studio KO juga secara holistik merefleksikan spirit sang couturier, seperti eksterior museum berbentuk kubus dengan lapisan batu bata yang merepresentasikan rajutan fabrik khas Yves Saint Laurent.

musee yves saint laurent

FOTOGRAFI Nicolas Mathéus, Reginald Gray